Tekad-ku
untukmu anakku
18 Oktober 2008, entah Syawal ke berapa..
Subuh pertamaku setelah Ramadhan,
ini tekadku
takkan tinggalkan Sholatku,
Diakan dekat denganku
Diakan dekat denganmu
Dia maha pencinta, cintanya tak berbatas, diberikan semua tak harap balas olehNya
seluas itu inginku untukmu
Dia yang paling kuat penjagaannya, tak ada kejahatan berani mendekat bila dijagaNya
sekuat itu inginku untukmu
Dia maha baik dalam pengawalan, tak ada yang terluka jiwa ragamu bila dikawalNya
sebaik itu inginku untukmu
lebih keras kerjaku
keringat tak kuhiraukan, walau telah peluh
langkah tak kuhentikan, jika tak usai
jaga jujurku,
dengan jujurku Dia tetap dekat denganku
dengan jujurku Aku terus dipercaya
dengan jujurku Bencana kuhindari
dengan jujurku Berikan semua kemampuan
dengan jujurku Bisa bicara apa yang aku mau
dengan jujurku kuinginkan kalian hidup





Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan… Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk belajar…
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit, di masa itulah kamu bertumbuh…
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang…
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu….
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga…
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih, karena itu berarti kamu telah membuat suatu perbedaan…
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik … Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa yang surut…
Rasa syukur dapat mengubahkan hal yang negatif menjadi positif….
Temukan cara untuk bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu ……..
By: kang uya on October 25, 2008
at 10:38 am
thanks for your wisdom my brother
By: Papa Gifta on October 25, 2008
at 3:23 pm